Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Halo sahabat UPK semua! Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional pembahasan kita hari ini adalah mengenai penanaman pendidikan karakter kepada anak usia dini.

Kenapa harus pada usia dini? Karena pada usia itulah usia keemasan bagi seorang anak. Dalam rentang usia 0-6 tahun anak mampu menyerap informasi dengan baik sebanyak 80%.

Dalam Islam, usia anak-anak terbagi ke dalam dua tahapan sampai akhirnya nanti mencapai masa baligh. Yaitu yang pertama adalah sebelum tamyiz dan kedua adalah sesudah tamyiz.

Adapun tamyiz sendiri adalah masa dimana anak-anak sudah bisa membedakan mana yang baik untuk dirinya dan mana yang buruk atau berbahaya untuk dirinya. Nah, saat mencapai usia tamyiz inilah akan sangat dipengaruhi dengan pelajaran, peringatan serta arahan dari orang tua yang akan dikembangkan oleh pertumbuhan akal si anak.

Kalau soal metode, metode pendidikan terbaik menurut Islam sendiri adalah dengan cara mendengar dan menyimak. Karena pada usia keemasan itulah memori otak si anak lebih cepat menangkap dan mengingat apa yang mereka lihat dan dengar.

image source: tkislam

Oleh sebab itulah anak-anak pada zaman dahulu memiliki hafalan yang luar biasa seperti Imam Asy-Syafi’i, Imam Bukhari dan lain-lain.

Apabila kita salah dalam menanamkan karakter pada seorang anak, menurut laman klikpsikolog hal itu akan berpengaruh buruk dalam pembentukan karakter anak di masa depan kelak. Selain itu, penanaman moral juga sangat penting. Dalam Islam pendalaman aqidah anak harus diutamakan, anak yang beraqidah baik, Insyaa Allah juga memiliki moral yang baik.

Selain aqidah dan moral, anak juga harus mulai dibiasakan untuk beribadah, seperti shalat dan puasa. Dan untuk mengajari anak hal ini, orang tua harus memberikan contoh yang baik bagi anak-anaknya. Sebisa mungkin membacakan bacaan shalat dengan suara lantang saat anak ikut shalat bersama, atau mengajak anak untuk membaca Al Qur’an bersama sehingga nantinya mereka tidak asing lagi mendengar lantunan ayat Al Qur’an.

Nah, pada masa-masa itulah saat terbaik untuk membentuk karakter sang anak. Ketika anak memiliki pondasi aqidah dan ‘ubudiyyah (peribadatan) yang kuat, insya Allah mereka akan menjadi anak yang peka terhadap sesama, memiliki moralitas yang baik sehingga bisa menjadi harapan surgawinya para orang tua.

Sebetulnya, selain peran orang tua, peran guru di sekolah beserta lingkungannya juga sangat mendukung dan mempengaruhi tahapan perkembangan sang anak. Karena ketika ia didukung dengan rangsangan yang positif, anak akan mampu menghadapi dunia serta mampu berinteraksi dengan teman-temannya dengan baik.

Semoga para orang tua dan guru saat ini mampu menstimulus perkembangan karakter anak dengan baik ya. Agar kelak saat mereka dewasa nanti, mereka bisa menjadi pribadi yang hebat dan membanggakan baik di dunia maupun di akhirat.

Aamiin yaRabbal alamin….

Source: bumiislam